Pengaruh Penggunaan Limbah Tempurung Kelapa pada Beton Mutu Rendah
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
American Society for Testing and Materials.(2018). ASTM C39/C39M-18: Standard test method for compressive strength of cylindrical concrete specimens. [Dokumen WWW].URL https://www.astm.org/Standards/C39ASTM C33,“Specification for Structural Concrete Agregates".
American Society for Testing and Material. ASTM C33 Spescification for structural concrete aggregates.
Bambang,Sujatmiko (2019) Teknologi Beton Dan Bahan Bangunan Departemen Pekerjaan Umum.(2002). Tata Cara Pembuatan Campuran Beton Ringan Dengan Agregat Ringan (SNI 03-3449-2002). Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.
Departemen Pekerjaan Umum. (2005). Spesifikasi Umum Bidang Jalan dan Jembatan-Perkerasan Berbutir dan Beton Semen-Divisi V. Puslitbang Prasarana Transportasi,Badan Penelitian dan Pengembangan: Departemen Pekerjaan Umum.
Departemen Pekerjaan Umum.(2012). Tata Cara Pemilihan Campuran Untuk Beton Normal Beton Berat dan Beton Massa (SNI 7656:2012). Jakarta:Departemen Pekerjaan Umum.
(SNI 03-2834-2000).).Metode Mix Design Beton Badan Standardisasi Nasional.(2000
Hanafiah.,dkk,(2010)“Macam-macam Agregat halus".
Bambang Sujatmiko.(2019).Teknologi Beton dan Bahan Bangunan.
Kardiyono Tjokrodimuljo. 2007. Teknologi Beton dan Batu Buatan untuk Bangunan.Biro Penerbit KMTS FT UGM,Kota Yogyakarta,2007
Neville, A. M. (2012). Properties of Concrete (5th ed.). Harlow: Pearson Education Limited.
SK SNI S-04-1998. (1998). Badan Standardisasi Nasional.
SNI 03-2818-2019. (2019). Tata Cara Pembuatan Beton Mutu Rendah. Badan Standardisasi Nasional.
SNI 03-2834-2000. (2000). Metode pembuatan rencana campuran beton normal. Badan Standardisasi Nasional.
SNI 03-3449-2002.(2002). Tata Cara Perencanaan Campuran Beton Ringan Struktural.Badan Standardisasi Nasional.
SNI 1972:2008. (2008). Metode uji slump beton semen hidraulis yang plastis. Badan Standardisasi Nasional.
SNI 1974-2011. (2011). Kuat tekan beton ialah besarnya beban persatuan yang menyebabkan benda uji beton hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu yang dihasilkan oleh mesin tekan. Badan Standardisasi Nasional.
SNI 2847:2019. (2019). Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan.Badan Standardisasi Nasional
SNI 7656-2012. (2012). Beton adalah campuran beberapa agregat, semen, air,dan, jika diperlukan, bahan tambah. Badan Standardisasi Nasional.
SNI 8287:2016. (2016). Metode uji kuantitas butiran pipih, lonjong, atau pipih dan lonjong dalam agregat kasar. Badan Standardisasi Nasional.
SNI S-04-1989-F:Bahan bangunan. Bandung: Departemen Pekerjaan Umum,Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, CV.
Utsev, J. T., & Taku, J. K. (2012). Coconut Shell as Partial Replacement of Coarse Aggregate in Concrete. International Journal of Engineering and Technology.
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/civronlit.v10i2.169
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Civronlit Unbari
Publisher: Fakultas Teknik Universitas Batanghari Jambi
Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kodepos: 36122, Phone: 0741-668280, email: civronlit.unbari@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

